Rabu, 20 April 2011

senyum dari hati

melupakan seseorang yang pernah memiliki arti dalam hidup kita memang berat, apalagi jika perpisahan itu terjadi bukan karena kesalahan salah satu pihak, tapi karena keadaan yang membuat kita tidak bisa bersama. hal itu pernah terjadi pada pengalaman pribadi saya,.. tipe yang tergolong sensitive,.. selalu mempunyai gambaran sempurna mengenai suatu hubungan dimana saat cinta pertama itu datang dengan indah dan berharap jika dia adalah orangnya " he's the one" yang lucunya hal tersebut terjadi saat usia baru berumur 13 tahun, masih duduk di bangku SMP. " dia adalah cinta, cinta itu adalah dirinya", tapi karena keadaan yang tidak sesuai dengan harapan di tambah dengan emosi dan kedewasaan yang memang tidak ada,.. maka terjadilah perpisahan itu,.. tanpa ada kata dan penjelasan kami mengambil jalan masing-masing. tapi rasa kecewa itu tidak berhenti sampai disitu,.. terus ada dan mengendap, yang tanpa di sadari mempengaruhi cara pandang dan cara berfikir dalam pengambilan keputusan terutama yang berhubungan dengan terjalinnya suatu hubungan dengan orang lain.menjadi pribadi yang cenderung menutup diri dan masih percaya akan "kekuatan" cinta pertama itu,.. emosi masih menguasai dan angan yang terlalu berlebihan.
ketika cara pandang saya masih berpusat pada mimpi dan angan yang berlebihan tadi,.. datang seorang teman dan membuka mata serta cara pandang,.. Hai di, dunia ini luas,.. dunia ini tidak hanya berpusat dengan diri loe dan masa lalu,.. karena kita tidak hidup dimasa lalu,.. you are right here and right now. bagaimana kita bisa jalan dengan baik jika satu kaki masih tertinggal di masa lalu,.. bagaimana tidak akan tersandung jika kita masih terus menengok ke belakang.
Dunia ini luas,.. banyak orang sekitar kita yang membutuhkan cinta kita,.. bukan hanya menyimpan cinta masa lalu yang kemungkinan tidak akan tumbuh. kadang jika kita terlalu sering menengok ke belakang, kita tidak tahu ada yang ada di hadapan kita,.. kita tidak sadar ada orang di sekeliling kita yang peduli. jangan sampai ketika kita menyadari hal itu,.. mereka telah pergi.
iklaskanlah cinta yang lama itu pergi,... karena itu akan meninggalkan tempat di hati untuk cinta baru yang lebih baik untuk datang dan mungkin juga akan tinggal selamanya, katanya " cinta adalah sahabat yang mengubah air mata menjadi kasih, sendiri bukan berarti tanpa cinta,... bukan tanpa kasih,..
dan saya rasa dia benar,.. ketika kita sibuk menghitung kemalangan yang kita punya,.. itu semua harus berubah dengan dimulai menghitung setiap berkah yang kita punya,.. hidup ini di mulai dengan sebuah senyuman syukur kepada Tuhan,.. dan insyallah senyuman itu akan berubah menjadi sebuah tawa,.. jika hati kita sudah tertawa,.. wajah akan berseri dan yang tersebar tidak lain selain cinta dan nilai positive yang kita punya akan semakin terkuatkan,.. cobalah tersenyum dari hati,.. :)))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar